Usaha kuliner termasuk sektor yang paling diminati sekaligus paling kompetitif. BMC membantu pemilik usaha kuliner merancang model yang berbeda dan menguntungkan.
Customer Segments
Tentukan secara spesifik: pekerja kantoran yang mencari makan siang cepat, keluarga yang makan di akhir pekan, mahasiswa dengan anggaran terbatas, atau pelanggan katering acara.
Value Propositions
Cita rasa khas, harga sesuai porsi, kecepatan penyajian, suasana tempat, kebersihan, menu sehat, atau kemudahan pesan antar.
Channels
Gerai fisik, aplikasi pesan antar, media sosial, pemesanan melalui aplikasi pesan, dan kerja sama dengan kantor atau acara.
Customer Relationships
Program loyalitas, layanan ramah, grup pelanggan, dan respons cepat terhadap ulasan.
Revenue Streams
Penjualan makan di tempat, pesan antar, katering, penjualan produk kemasan (frozen food atau bumbu), serta waralaba.
Key Resources
Resep, dapur dan peralatan, lokasi, juru masak, dan merek.
Key Activities
Pengadaan bahan, produksi, pengendalian kualitas, pemasaran, dan pengelolaan pesanan.
Key Partnerships
Pemasok bahan baku, platform pesan antar, pemasok kemasan, dan penyedia sistem kasir.
Cost Structure
Bahan baku (food cost), gaji, sewa, utilitas, komisi platform, dan promosi.
Tips Khusus
Perhatikan persentase biaya bahan baku terhadap harga jual dan komisi platform pesan antar. Banyak usaha kuliner ramai pembeli tetapi tipis keuntungan karena kedua biaya ini tidak dikendalikan.
Penutup
Dengan BMC, usaha kuliner dapat menemukan diferensiasi yang jelas dan memastikan setiap saluran penjualan benar-benar menguntungkan.