Bisnis retail bergantung pada volume penjualan, pengelolaan persediaan, dan lokasi. BMC membantu pemilik retail merancang model yang efisien sekaligus menarik bagi pelanggan.

Customer Segments

Contohnya: warga sekitar lokasi, pelanggan dengan kebutuhan khusus (misalnya produk halal impor atau oleh-oleh ibadah), pembeli grosir kecil, dan pembeli daring.

Value Propositions

Kelengkapan produk, harga kompetitif, kualitas terjamin, lokasi strategis, kemudahan parkir, produk khusus yang sulit ditemukan di tempat lain, serta layanan pesan antar.

Channels

Toko fisik, katalog daring, marketplace, aplikasi pesan, dan kerja sama dengan komunitas atau biro perjalanan.

Customer Relationships

Kartu anggota, program poin, promosi musiman, dan layanan pelanggan yang responsif.

Revenue Streams

Penjualan eceran, penjualan grosir, penyewaan ruang (konsinyasi atau tenant), dan biaya pemajangan dari pemasok.

Key Resources

Lokasi, bangunan, sistem kasir dan persediaan, modal kerja, serta karyawan.

Key Activities

Pengadaan barang, manajemen persediaan, penataan toko (merchandising), promosi, dan layanan pelanggan.

Key Partnerships

Pemasok dan distributor, importir, penyedia logistik, penyedia sistem pembayaran, dan mitra komunitas.

Cost Structure

Harga pokok penjualan, sewa, gaji, utilitas, penyusutan peralatan, kerugian persediaan (barang rusak atau kedaluwarsa), dan promosi.

Tips Khusus

Retail sangat sensitif terhadap perputaran persediaan dan margin kotor. Gunakan BMC untuk memutuskan kategori produk utama, segmen yang paling menguntungkan, dan saluran tambahan yang dapat meningkatkan penjualan tanpa menambah biaya tetap secara signifikan.

Penutup

BMC membantu bisnis retail menyeimbangkan antara kelengkapan produk, efisiensi biaya, dan pengalaman berbelanja pelanggan.

Post a comment

Your email address will not be published.

Related Posts