09
- Februari
2021
Posted By : admin
Persiapan Penyusunan Studi kelayakan Rumah Sakit

Persiapan pada Penyusunan Studi Kelayakan (feasibility Study) Rumah Sakit adalah melakukan tahapan melakukan Kompilasi Data dari seluruh data yang didapat dari hasil Pengumpulan data yang terdiri dari data Primer dan data Sekunder.

  • Pengumpulan Data Primer

Pengumpulan data Primer, dilakukan dengan memulai proses Pengamatan atau Observasi langsung / Pengamatan atau Observasi Lapangan sehingga akan didapat seluruh Informasi atau data secara visual pada wilayah Perencanaan. Pengumpulan Data Primer dilakukan juga dengan cara wawancara atau tanya Jawab kepada Instansi-instansi dan pihak-pihak lain yang berkaitan dengan pekerjaan penyusunan ini dan atau dengan langsung kepada masyarakat umum selaku salah satu Pelanggan dari Rumah Sakit. Sifat wawancara bersifat terbuka artinya pengambilan data tidak terpatok pada kuesioner namun dapat dikembangkan secara lisan dengan responden.

Secara garis besar Data yang didapat dari Pengumpulan Data Primer adalah :

1.         Kondisi Potensi Lahan/ Lokasi

2.         Informasi langsung lainnya yang terkait dengan Kondisi dan Potensi yang ada terkait dengan Standar / Pedoman dan Ketentuan yang berlaku serta Sasaran dari Rencana Pembangun / Pengembangan Rumah Sakit serta informasi keinginan yang ada

  • Pengumpulan Data Sekunder

Pengambilan Data Sekunder, dilakukan dengan mendatangi pula masing-masing instansi lainnya yang berkaitan sesuai dengan data yang dibutuhkan dalam pekerjaan penyusunan ini. Jika pada salah satu Instansi ternyata data tidak dipunyai, atau sedang dalam proses pembuatan, atau sedang digunakan untuk keperluan lain maka Rumah sakit mencari pada Instansi lain yang terkait sesuai dengan kebutuhan data atau mencarinya pada literatur mengenai hal ini ke Rumah Sakit lainnya.

Untuk melaksanakan pekerjaan ini diperlukan Data Internal/Data Dalam dari rumah sakit yang ada dan atau rumah sakit di wilayah sekitarnya, yang terdiri dari :

1.  Data Kesehatan pada Rumah Sakit yang ada, meliputi :

  • Angka Kesakitan (Morbiditas) Utama Rawat Inap Angka Kematian (Mortalitas)
  • Angka Kelahiran
  • Angka Pasien Rujukan
  • Data Asal Pasien Rawat Jalan, Rawat Gawat Darurat dan Rawat Inap
  • Jumlah Pasien Rawat Jalan
  • Jumlah pasien Rawat Inap
  • Jumlah Hari Rawat
  • Angka Rata-rata Hari Rawat secara keseluruhan
  • Jumlah dan Jenis Pelayanan Kesehatan
  • Jumlah dan jenis Tenaga Kesehatan
  • Jumlah dan Jenis Layanan Spesialistik Rumah Sakit
  • Jumlah dan Jenis Layanan Penunjang Medik Rumah Sakit
  • Struktur Organisasi Manajemen Rumah Sakit

2.  Data Lokasi

  • Data Kondisi Lahan Rumah Sakit yang ada dan pengembangannya
  • Bentuk dan luas lahan serta Lantai Bangunan yang ada serta rencana perluasannya
  • Kondisi lingkungan menurut ketentuan daerah setempat
  • Batas lokasi lahan sekelilingnya
  • Jaringan Listrik, Air Minum, Telkom, Air Kotror/Limbah, Pemadam Kebakaran, Jaringan Gas dan Pembuangan Sampah
  • Data Penggunaan dan ketinggian Bangunan serta dokumen Perencanaan Bangunan yang ada (Arsitektur, Struktur, Elektrial dan Mekanikal Bangunan).

3.  Data Finansial/Keuangan

  • Data Tarif Perawatan yang ada di Rumah Sakit
  • Cash Flow Rumah Sakit yang ada
  • Data Kinerja Tahunan Rumah Sakit yang ada

4.     Data Luar/ Data EksternalRumah Sakit dan Lingkungan

a.     Data Kesehatan

  • Angka kesehatan (Morbiditas), Penyakit Utama Rawat Jalan di Puskesmas dan Rumah Sakit
  • Angka Kesakitan (Mortalitas), Penyakit Utama Rawat Inap di Puskesmas dan Rumah Sakit
  • Jumlah Posyandu, Puskesmas Pembantu, Puskesmas DTB dan Puskesmas Keliling
  • Jumlah dan Jarak merata Puskesmas Pembantu, Puskesmas DTP dan Puskesmas Keliling dengan Rumah Sakit di wilayah kerja.
  • Jumlah Rumah Sakit di wilayah kerja termasuk Rumah Sakit Swasta.
  • Jarak Antar Rumah Sakit di Wilayah Kerja
  • Jumlah Tempat Tidur Rumah Sakit di wilayah Jangkauan Rumah Sakit.
  • Jumlah dan Jenis tenaga dokter umum dan Spesialis di wilayah kerja.
  • Jumlah tenaga kesehatan lainnya diwilayah kerja

b.  Data Keadaan Lingkungan Sekitar

  • Jalan Pencapaian dan Kondisinya serta klasifikasi jalan Lingkungan berupa jalan Utama maupun Jalan Penghubung lainnya
  • Utilitas bangunan sesuai yang ada apakah wilayah ini sudah memiliki jaringan telepon, listrik, air bersih dan saluran pembuangan serta data kondisinya.
  • Kondisi Topografi wilayah perencanaan.
  • Rencana peruntukan tanah di sekitar wilayah perencanaan yang terkait dengan Rencana Tata Ruang Kota yang ada (RTBL, RUTR, RDTR, RTRW).
  • Iklim dan cuaca setempat diwilayah ini.

5.  Data Kesehatan Kota/ Kabupaten

  • Data Tarif Perawatan di Rumah Sakit  lain sekitar lokasi
  • Sebaran Rumah Sakit sekitar wilayah
  • Pola penyakit daerah setempat.

6.  Data Kebijakan, Pedoman dan Peraturan Pemerintah

  • Kebijakan dan pedoman terkait layanan Kesehatan Rumah Sakit.
  • Peruntukan Tanah di wilayah setempat.
  • Rencana Detail Tata Ruang.
  • Peraturan Teknis yang berlaku setempat , antara lain:
  • Garis Sempadan Bangunan (;GSB)
  • Jarak bebas Bangunan
  • Koefisien Lantai Bangunan (;KLB)
  • Tinggi maksimal lantai bangunan
  • Koefisien Dasar Bangunan (;KDB)
  • Koefisien Daerah Hijau (;KDH)

7.  Data Demografi

  • Luas Wilayah
  • Jumlah Penduduk
  • Angka Kepadatan
  • Laju Pertumbuhan Penduduk

8.  Data Sosial Dan Budaya

  • Agama
  • Peranan Masyarakat
  • Suku Bangsa

9.  Data Ekonomi

  • Mata Pencarian
  • Tingkat Pendapatan
  • Penghasilan setempat berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD)
  • Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah setempat.
Category:

Tinggalkan Balasan