23
- Juli
2018
Posted By : admin
Model bisnis Afiliasi

Model bisnis afiliasi mengandung arti sebuah startup memperoleh pendapatan yang berasal dari membawa traffic, lead, atau penjualan ke bisnis yang terafiliasi dengannya. Situs dengan traffic tinggi akan lebih mudah menghasilkan uang dari link afiliasi-nya daripada situs yang baru saja dimulai. Model bisnis ini sangat populer di ranah bisnis online. Model bisnis ini akan melibatkan pihak lain, yaitu pihak yang memberikan referensi kepada para pengguna untuk datang ke website tertentu. Jika posisi Anda sebagai blogger, dan Anda memberikan referensi pengguna yang mampir ke blog anda untuk mengklik link afiliasi ke web tertentu, dari sana Anda akan dapatkan uang. Referansi yang Anda berikan harus tampak alami sehingga tidak terkesan anda hanya mencari uang. Dengan begitu, para pembaca blog Anda akan senang mengikuti tulisan-tulisan Anda dan mengklik link yang Anda berikan. Salah satu pionir bisnis internet di dunia yang mempopulerkan model bisnis adalah Amazon. Perusahaan ini memperkenalkan internet-based customer referral system pada 1996. Para pemilik website atau blog dapat merekomendasikan para pengguna atau pembaca website atau blog-nya untuk membeli buku di Amazon dan mereka akan mendapatkan komisi dari penjualan buku yang terjadi. Skema afiliasi dari Amazon berkembang pesat sehingga menjadi salah satu kontributor keberhasilan Amazon.

Situs lainnya yang bermula dari sebuah blog, tetapi menghasilkan uang yang tidak sedikit dari model afiliasi adalah Shoemoney. Situs ini didirikan oleh Jeremy Schoemaker di tahun 2003 dan telah dianugerahkan banyak penghargaan termasuk penghargaan sebagai situs pemasaran tertinggi traffic-nya versi AdAge. Pada 2010 dari fast Company, Jeremy mendapatkan penghargaan sebagai The Most Influential Person on The Internet. Bukannya tanpa bukti, Jeremy menunjukan foto dan data keberhasilannya meraih uang dari skema afiliasi Google Adsense. Pendapatannya mencapai lebih dari $130.000 (dengan kurs Rp13.900,00 maka setara Rp1,8 miliar) dalam tempo satu bulan di bilangan 2005 lalu. Saat ini, situsnya dikunjungi 20 juta orang perbulan yang 5 juta di antaranya adalah unique visitor. Jeremy menyarankan tiga hal untuk Anda yang ingin mengusul model bisnis afiliasi ini, yaitu amati perkembangan terbaru dan cari peluangnya untuk dimanfaatkan, fokus pada yang Anda ketahui, dan perubahan kecil dapat mendatangkan pendapatan besar. Ketika Anda sudah mendapatkan pembaca yang loyal, perubahan kecil di situ Anda seperti mengganti desain agar tampil lebih indah lagi bisa mendatangkan pendapatan besar bagi Anda.

Beberapa startup walau menerapkan model bisnis lain juga turut menjajal model bisnis afiliasi untuk mendapatkan pengguna lebih banyak lagi tanpa perlu memperkerjakan tenaga pemasaran sendiri untuk mencari pengguna baru. salah satunya aadalah Zalora. Web fashion ini sangat fokus mematangkan program pemasaran afiliasinya. Pak Frans Budi Pranata, mantan CFO Zalora di suatu kesempatan ketika beliau masih menjabat, menceritakan bagaimana strategi Zalora dalam melakukan program afiliasi marketing ini dengan serius. Mereka ingin memperbanyak jumlah pengguna dan konsumen Zalora dengan cepat maka para konsumen dijadikan pemasar Zalora itu sendiri kepada teman-teman mereka. Bila teman-teman mereka membeli, konsumen tersebut yang merupakan pemasar afiliasi dari Zalora akan mendapatkan komisi. Beberapa konsumen tertarik karena bila mendapat komisi dari Zalora, ia akan mendapatkan potongan harga diskon yang didapat dari hasil komisi yang di dapat. Zalora memberikan dua skema komisi. Pertama, bagi pelanggan baru, pemasar afiliasi akan mendapatkan komisi sebesar 12%. Kedua, bagi pelanggan lama, pemasar afiliasi akan mendapatkan komisi sebesar 5%.

Sumber : Buku Startup Business Model

Category:

Tinggalkan Balasan