16
- Juli
2018
Posted By : admin
Bundling

Secara umum, model budling mengandung arti startup menjual produk atau layanan dalam paket yang terdiri atas bebera[a produk yang dijual bersamaan. Kesan yang ditangkap dari para konsumen adalah mereka mendapatkan harga lebih murah dibandingkan satuan. Sementara itu, dari sisi penjual dengan model bundling, mereka bisa menghemat biaya pemasaran dan bisa menjual dengan nilai yang lebih besar daripada menjual satuan. Contoh mudah misalnya Anda membeli paket bundling Microsoft Office. Dibandingkan membeli Microsoft Exel, Microsoft Word, Microsoft Powerpoint secara terpisah dan satuan, dengan bundling, Anda akan mendapatkan harga yang lebih kompetitif.

Salah satu contoh startup yang menerapkan model bisnis bundling adalah humble Bundle. Startup ini menjaul produk digital seperti video games, file audio, dan bahkan e-Book. Hal yang unik dari mereka adalah mereka mengkombinasikan model bunding ini dengan model bayar apa yang Anda inginkan (PWYW) dengan paket bundling minimum mulai dari harga 1 dolar. Ketika seorang konsumen memutuskan harga tertentu, mereka bisa bebas menentukan harga tersebut mau dibagi ke mana saja. Misalnya, Anda membayar 5 dolar untuk sebuah paket video game, lalu Anda bisa berwenang membagi sebagian ke programmer atau pembuat video gam-nya dan sebagai sisanya ke platform Humble Bundle.

Satu lagi startup mengambil model bundling adalah storyBundle. Startup ini memfasilitasi penulis indie yang menerbitkan dan menjual bukunya. Dari sisi pelanggan, mereka bisa memilih 5 hingga 9 judul buku yang di-bundling dalam satu paket. Mirip dengan Humble Bundle, StoryBundle juga mengombinasikan model bundling dengan model bayar apa yang diinginkan (PWYW). Katakanlah tiap buku Anda nilai harga wajarnya adalah 2 dolar per buku, paket 5 buku anda hargai total 10 dolar. Namun, jika menurut Anda layaknya hanya 1 dolar, Anda bayar 5 dolar. Begitu prinsip bundling yang ditawarkan oleh StoryBundle. Namun, dengan tujuan mendorong dan mendukung penulis indie, Anda bisa memberi lebih dengan harga yang lebih tinggi karena kualitas tulisan penulis indie tersebut.

poin

  1. Model bundling memiliki arti menggabungkan beberapa produk atau layanan dalam paket.
  2. pengguna diuntungkan dengan membeli program bundling yang ditawarkan startup karena mendapatkan harga yang lebih murah dibandingkan mereka membeli satuan.
  3. Starup perlu menghitungkan kembali margin yang didapat jika mem-bundling layanan atau produk yang dijual. Walaupun dijual dengan bundling, startup tetap perlu mendapatkan keuntungan meskipun nilainya lebih rendah, volumeny lebih banyak.

Sumber : Startup Business Model

Category:

Tinggalkan Balasan