27
- April
2015
Posted By : admin
BP Creator beserta komunitas berani jadi miliarder mengisi kuliah umum seminar kewirausahaan di Universitas Mercu Buana Jakarta

mercu buana jakarta

Suara Pembaharuan – Jakarta – Universitas Mercu Buana (UMB) menargetkan mencetak 100 wiraswasta baru setiap tahunnya. Mahasiswa yang ditularkan jiwa-jiwa enterpreneurship ini diharapkan menciptakan bisnis kreatif.

Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemkop UKM), saat ini porsi wiraswasta Indonesia baru mencapai angka 1,65 persen dari sekitar 270 juta jiwa total penduduk Indonesia.

  

Meskipun jumlah wiraswasta muda di Indonesia ini semakin lama mengalami pertumbuhan yang positif, namun angka tersebut masih kurang dari target pemerintah yang ingin mencapai porsi wiraswasta sebanyak dua persen dari seluruh penduduk di Indonesia.

Di level ASEAN, jumlah pengusaha di Indonesia masih terbilang sedikit. Dibanding pengusaha di Singapura sudah mencapai tujuh persen dari jumlah penduduknya, Malaysia lima persen, dan Thailand tiga persen. Sedangkan di Indonesia, yang jumlah penduduknya besar hanya mencapai 1,65 persen.

Rektor UMB Dr Arissetyanto Nugroho mengatakan, menjawab tantangan tersebut, UMB melalui Unit Pusat Kewiraswastaan, selalu berupaya agar jumlah wiraswasta muda lulusan universitasnya terus bertambah.

“Kami menargetkan 100 wiraswasta muda tercipta setiap tahun. Program-program kewiraswastaan yang dilakukan di UMB dimulai dengan perkuliahan Kewiraswastaan 1, Kewiraswastaan 2, serta Kewiraswastaan 3,” katanya di sela-sela kuliah umum bertema From Nothing to Something, di Kampus UMB, Jakarta, Senin (20/4).

Dalam keterangan tertulis UMB disebutkan, pada kuliah Kewiraswastaan 3, mahasiswa diharapkan benar-benar sudah mulai usaha mereka. Saat ini UMB merintis kerja sama dengan komunitas Berani Jadi Milyarder yang diisi kegiatan kuliah umum atau seminar-seminar yang memotivasi mahasiswa agar keinginan untuk berwiraswasta bisa tumbuh.

Selain itu akan ada beragam workshop rutin, pendampingan untuk memulai dan menjalankan usaha serta mendapatkan pemodalan dari program pemerintah, swasta maupun dari sektor perbankan.

Kuliah tamu dengan tema From Nothing to Something menghadirkan sejumlah narasumber seperti Umar, pencipta Sajadah Jeans yaitu pemenang tantangan Berani Jadi Milyarder serta Budi Prayogi, Founder & CEO BP Creator Consulting, Melando Melosky (composter project) serta Muji Indarwanto, CEO PT Laras Cipta Prima.

“Kuliah tamu ini diharapkan dapat menjadi sumber inpirasi, pembelajaran, dan perspektif baru bagi mahasiswa UMB, sehingga mereka bisa memahami fakta, membangun bisnis menjadi pilihan yang tepat,” ungkap Arissetyanto.

Sebelumnya UMB juga menggelar Career Fair ke-13 yang diikuti sekitar 50 perusahaan ternama yang menyediakan 1.000 lowongan. Career Fair ini juga sebagai salah satu upaya mengurangi tingkat pengangguran. Tercatat, 2.000 pencari kerja dari Jabodetabek datang ke acara tersebut.

Data Kementerian Tenaga Kerja menyebut, jumlah pengangguran di Indonesia dalam lima tahun terakhir dari tahun 2004 sampai akhir 2008, jumlahnya mengalami penurunan. Di tahun 2004 jumlah angka pengangguran mencapai 11,7 juta orang dan sampai posisi akhir tahun 2008 mengalami penurunan, yaitu menjadi 9,4 juta orang.

 

Kendati jumlah pengangguran mengalami penurunan, dilihat dari angka persentasenya yang mencapai 9,4 juta, jumlah pengangguran dinilai masih tinggi sehingga diperlukan langkah-langkah antisipasi melalui berbagai program penanggulangan pengangguran.

Arissetyanto mengungkapkan pekerja yang jujur, disiplin, tanggung jawab, kreatif, ramah lingkungan dan menjunjung tinggi nilai kearifan lokal amat dibutuhkan. “Kesuksesan karier tidak dapat diraih dengan bekerja ala kadarnya,” ujarnya.

Suara Pembaruan

Ari Supriyanti Rikin/NAD

Suara Pembaruan

Category:

Tinggalkan Balasan