Yang boleh dilakukan saat identifikasi pasien

pasien identifikasi

1. Lakukan identifikasi pasien dengan benar pada saat penerimaan. Langkah awal paling penting adalah identifikasi pasien sesegera mungkin saat pasien mulai berinteraksi dengan rumah sakit.  Sejauh identifikasi pasien menjadi perhatian, data akan sama baiknya dengan informasi dari pendaftaran.

2. Lakukan kepastian bahwa Anda mempunyai nama lengkap dari akte lahir pasien.  Banyak pasien akan memberikan nama yang mereka tahu contoh, Hendri yang dikenal oleh temannya sebagai Hen. Hal ini tidak dapat diterima.

3.Lakukan penulisan “dikenal sebagai” pada tempat di bawah nama sesuai akte lahir , yang mana mereka lebih akan merespon bila dipanggil dengan nama dari “dikenal sebagai”

4.Lakukan pemeriksaan ulang dengan pasien bahwa semua data yang ditulis adalah benar.

5. Lakukan pemeriksaan ulang dengan pasien bahwa semua data yang ditulis pada gelang identifikasi adalah benar.

6. Lakukan pemeriksaan secara regular mengenai kebenaran informasi dari gelang identifikasi. Gantikan setiap gelang, jika beberapa bagian dari data pasien tersebut salah.

7.Lakukan selalu pemeriksaan rincian dari pasien walaupun Anda pikir Anda telah mengenalnya dengan baik. Seseorang mungkin menulis obat yang salah pada kaki tempat tidur.

8.Lakukan pemeriksaan ulang secara verbal dan fisik bahwa data dari pasien sosok dengan data pada formulir permintaan yang telah dilengkapi, terutama jika anggota lain dari tim pelayanan kesehatan telah melengkapi formulir tersebut.

9.Lakukan perhatian pada pasien rawat jalan. Beberapa pasien akan mengaku sebagai orang lain hanya untuk melompati urutan antrian!

10.Lakukan penempelan label pada sampel yang diambil dari pasien segera setelah sampel dimasukkan ke dalam wadah, sebelum meninggalkan tempat tidur pasien.

0 Comments

Lewat ke baris perkakas