Merencanakan ide bisnis Katering

Pengusaha-Katering-Chandra-Ekajaya-Berbisnis-Dengan-OtakBisnis kuliner saat ini menjadi salah satu bisnis paling menjanjikan untuk di jalankan, prospek usaha ini akan terus cemerlang mengingat kuliner atau makanan merupakan kebutuhan pokok bagi semua manusia. Salah satu bisnis bidang kuliner yang bisa di jalankan adalah bisnis katering. Usaha katering menjadi tren bisnis belakangan ini dan jumlah pengusaha katering terus meningkat sehingga persaingan di dalam bisnis katering ini cukup ketat.

Jika Anda menghadiri acara-acara seperti pesta pernikahan, ulang tahun, seminar, pelatihan, dan sebagainya maka dapat dengan mudah ditemukan nasi kotak atau snack. Di dalam nasi kotak ada banyak sajian yang bisa dinikmati tanpa harus repot-repot mengambil piring atau memasak. Hidangan nasi kotak atau snack itulah yang disebut sebagai salah satu produk dari jasa katering.  Dalam memahami bisnis katering, ada dua kata yang membentuknya, yaitu “bisnis” dan “katering”. Bisnis merupakan keadaan seseorang atau kelompok orang melakukan serangkaian pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Dalam pengertian lain. bisnis merupakan bentuk dari wirausaha yang tujuan utamanya adalah mendatangkan laba.  Sementara itu, kata “katering” berasal dari kata cater yang berarti melayani makanan. Biasanya, katering dibutuhkan dalam acara pesta pernikahan, ulang tahun, dan syukuran. Jadi, katering merupakan sebuah kesibukan yang tugas utamanya adalah menyiapkan dan melayani makanan untuk sekelompok orang. Dengan demikian, bisnis katering merupakan sebuah usaha untuk mempersiapkan dan melayani pesanan makanan kepada orang banyak pada acara-acara tertentu. Dari kegiatan tersebut akan diperoleh laba besar bagi pelaku usaha yang menjalankannya.

Jenis usaha katering memang sangat menjanjikan. Menurut sejarahnya, katering sudah dikenal oleh orang-orang terdahulu sekalipun dengan sistem yang berbeda. Sejak zaman dahulu, makanan sudah menjadi kebutuhan setiap orang, terlebih dalam acara-acara tertentu, misalnya penyambutan tamu agung, pernikahan, syukuran, bahkan pemujaan. Berawal dari situlah bisnis katering berkembang menjadi seperti sekarang.  Pada awalnya, untuk menyambut acara pernikahan, para sanak keluarga dan tetangga bergotong-royong memasak makanan guna menjamu tamu undangan. Bukan hanya pada pernikahan, acara serupa seperti khitanan, syukuran, pengajian, arisan, dan sebagainya juga mengenal kegiatan memasak secara bergotong-royong. Masak bersama dalam acara-acara tertentu masih menjadi tradisi masyarakat pedesaan hingga saat ini. Bahkan, tetangga yang datang untuk membantu biasanya juga ikut memberi bahan-bahan makanan yang diperlukan dalam acara. Karena itulah menu makanan yang dimasak sangat beragam.

Akan tetapi, bagaimana dengan masyarakat perkotaan? Tradisi gotong-royong nyaris mati, bahkan sudah sangat jarang dijumpai. Namun, kematian tradisi tersebut justru membuka peluang baru bagi para pengusaha katering. Masyarakat kota yang sedang mengadakan acara-acara pesta atau perkumpulan dapat mengambil nilai praktis, yaitu memanfaatkan jasa layanan katering. Mereka cukup memilih menu masakan tertentu dan membayar dengan jumlah tertentu daripada ribut memasak sendiri untuk menyiapkan makanan bagi para tamu undangan. Oleh sebab itu, bisnis katering cocok dijalankan dan memiliki peluang menjanjikan di daerah perkotaan.

Sumber  : Buku Resep Kaya Rasa dengan Bisnis Katering

0 Comments

Lewat ke baris perkakas